Mohon Tunggu, Sesaat lagi Anda akan dialihkan ke Halaman Bisnis Saya :)
Gaji sorang Ibu
Anda masih berpikir tidak bisa memberi harga pada seorang ibu?
Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Salary.com, sebuah divisi dari konsultan sumber daya manusia Kenexa, seorang ibu harus digaji sebesar $ 115.000 per tahun untuk pekerjaan mereka. Dalam Survei Mom Salary tahunan kesepuluh, para peneliti mengambil sampel 6.616 ibu dan berusaha untuk menghargai pekerjaan mereka dengan memecah tugas keibuan menjadi 10 judul terpisah: Guru, CEO, Psikolog, Juru masak, Pengurus Rumah Tangga, Binatu, Operator Mesin , Operator Komputer, Fasilitas Manajer , Pengawas dan Pengemudi.
Dikarenakan dampak dari resesi global, pada tahun 2011 upah ibu yang tinggal di rumah diperkirakan turun. Tahun ini, hasil menunjukkan bahwa ibu yang tinggal di rumah akan mendapatkan gaji dasar $ 36.968 ditambah $ 78.464 dalam lembur, sebesar $ 115.432-$ 2.424 turun dari estimasi tahun lalu yang mencapai $ 117.856. Sementara itu, ibu yang bekerja di luar rumah mendapat gaji dasar $ 39.763 ditambah $ 23.709 dalam lembur, menambahkan $ 63.472 di atas pekerjaan harian mereka.
"Kami melihat seorang ibu sebagai kompilasi dari 10 pekerjaan dalam satu orang," kata Ebb Evilee, general manager dari Salary.com. "Luasnya tanggung jawab Ibu adalah di luar yang kebanyakan pekerja yang bisa mengalami sehari-hari. Bayangkan jika Anda harus menarik dan mempertahankan kandidat untuk mengisi peran ini? " Menurut survei, ibu yang tinggal di rumah yang biasa bekerja hampir 97 jam seminggu, menghabiskan 13,2 jam sebagai guru penitipan; 3,9 jam sebagai CEO rumah tangga; 7,6 jam sebagai psikolog; 14,1 jam sebagai koki; 15,4 sebagai pengurus rumah tangga; 6,6 jam mencuci pakaian; 9,5 jam sebagai operator PC-atau-Mac; 10,7 jam sebagai manajer fasilitas; 7,8 jam sebagai petugas kebersihan dan 7,8 jam mengemudi. Salary.com bertujuan untuk Ibu harga pasar dengan cara yang sama itu harga pekerjaan. Untuk 10 pekerjaan, hampir 100-jam kerja seminggu dan tingkat enam digit gaji tahunan, ibu merupakan pekerja yang paling berharga di negara ini.
Tips Memilih Madu Berkualitas
Madu memang sarat akan manfaat.. Tapi ternyata tidak semua madu yang beredar di pasaran berkualitas baik loo..
Berikut ini beberapa tips memilih madu yang berkualitas
1. Kental, tidak berbuih, dan rasanya manis.
Ternyata tingkat kekentalan madu itu tergantung dari kadar air yang terkandung dalam madu. Madu yang berkualitas tinggi mempunyai kandungan air maksimal 20%, hal ini sudah diteliti oleh Food and Agriculture Organization. Dan madu tidak berbuih serta rasanya manis. Karena jika madu berbuih, tandanya madu tersebut sudah terlalu lama dibiarkan di wadah terbuka sehingga mengalami fermentasi. Otomatis, madu yang telah mengalami fermentasi akan berubah rasa menjadi sedikit asam.
2. Tidak tembus ketika ditetesi ke atas kertas Koran
Dikarenakan madu berkualitas tinggi memiliki tingkat kekentalan yang sangat tinggi dan kandungan air yang sedikit, maka jika Anda mencoba meneteskannya di atas kertas koran, maka madu tersebut tidak akan menembus kertas koran. tapi juga harap diperhatikan bahwa gula aren yang dipanaskan juga memiliki kekentalan yang sama seperti madu.
3. Menggelembung jika dipanaskan
Untuk membandingkan gula dan madu ada cara tersendiri. jika larutan gula dipanaskan, maka larutannya akan berbuih banyak seperti air mendidih. kita bandingkan dengan madu yang berkualitas tinggi, jika madu tersebut kita panaskan, maka akan menghasilkan gelembung-gelembung udara yang membesar kemudian meletus.
4. Madu tidak mengering jika dijemur
Anda dapat mengoleskan madu pada tangan, kemudian jemur di terik matahari. Madu berkualitas tinggi sudah pasti tidak akan menjadi kering. Berbeda dengan madu dengan campuran gula, jika dijemur akan membentuk lapisan kerak gula yang menempel di tangan.
Berikut ini beberapa tips memilih madu yang berkualitas
1. Kental, tidak berbuih, dan rasanya manis.
Ternyata tingkat kekentalan madu itu tergantung dari kadar air yang terkandung dalam madu. Madu yang berkualitas tinggi mempunyai kandungan air maksimal 20%, hal ini sudah diteliti oleh Food and Agriculture Organization. Dan madu tidak berbuih serta rasanya manis. Karena jika madu berbuih, tandanya madu tersebut sudah terlalu lama dibiarkan di wadah terbuka sehingga mengalami fermentasi. Otomatis, madu yang telah mengalami fermentasi akan berubah rasa menjadi sedikit asam.
2. Tidak tembus ketika ditetesi ke atas kertas Koran
Dikarenakan madu berkualitas tinggi memiliki tingkat kekentalan yang sangat tinggi dan kandungan air yang sedikit, maka jika Anda mencoba meneteskannya di atas kertas koran, maka madu tersebut tidak akan menembus kertas koran. tapi juga harap diperhatikan bahwa gula aren yang dipanaskan juga memiliki kekentalan yang sama seperti madu.
3. Menggelembung jika dipanaskan
Untuk membandingkan gula dan madu ada cara tersendiri. jika larutan gula dipanaskan, maka larutannya akan berbuih banyak seperti air mendidih. kita bandingkan dengan madu yang berkualitas tinggi, jika madu tersebut kita panaskan, maka akan menghasilkan gelembung-gelembung udara yang membesar kemudian meletus.
4. Madu tidak mengering jika dijemur
Anda dapat mengoleskan madu pada tangan, kemudian jemur di terik matahari. Madu berkualitas tinggi sudah pasti tidak akan menjadi kering. Berbeda dengan madu dengan campuran gula, jika dijemur akan membentuk lapisan kerak gula yang menempel di tangan.
Subscribe to:
Posts (Atom)